Pengukuran Kinerja Pada Tahun 2025
NO Unit Kerja Target Satuan Kinerja (%) Cascading
TW1 TW2 TW3 TW4
1. Asisten Deputi Pengembangan Badan Usaha Milik Negara Bidang Infrastruktur dan Logistik     100 100 102 108
A. Meningkatnya Produktivitas Badan Usaha Milik Negara di Bidang Infrastruktur dan Logistik     100 100 110 120

Jumlah Realisasi Belanja Modal BUMN Bidang Infrastruktur dan Logistik

21.55 Triliun 100 100 120 120

Persentase Penyelesaian Penugasan Pemerintah kepada BUMN Bidang Infrastruktur dan Logistik

60 Persentase 100 100 100 120
B. Tersedianya Skema Pembiayaan Inovatif     100 100 100 100

Persentase Realisasi Komitmen Pinjaman Daerah

50 Persentase 100 100 100 100
C. Terwujudnya Kebijakan Pengembangan Badan Usaha Milik Negara Bidang Infrastruktur dan Logistik, dan Stabilitas Ekonomi yang Berkualitas     100 100 100 100

Persentase Efektivitas Sinkronisasi, Koordinasi, dan Pengendalian Kebijakan terkait Integrasi Multimoda

80 Persentase 100 100 100 100

Persentase Efektivitas Sinkronisasi, Koordinasi, dan Pengendalian Kebijakan Terkait Kerjasama Antardaerah dalam Mendorong Pengembangan Infrastruktur dan Logistik Daerah

80 Persentase 100 100 100 100

Persentase Efektivitas Sinkronisasi, Koordinasi, dan Pengendalian Kebijakan Terkait Inovasi Pembiayaan Daerah

80 Persentase 100 100 100 100
D. Terwujudnya Layanan Sinkronisasi, Koordinasi, dan Pengendalian Kebijakan di Bidang Pengembangan Badan Usaha Milik Negara Bidang Infrastruktur dan Logistik yang Berkualitas     100 100 100 120

Indeks Kepuasan Layanan Sinkronisasi, Koordinasi, dan Pengendalian Kebijakan di Bidang Pengembangan Badan Usaha Milik Negara Bidang Infrastruktur dan Logistik

3 Indeks 100 100 100 120
E. Terwujudnya Tata Kelola Asisten Deputi Bidang Pengembangan Badan Usaha Milik Negara Bidang Infrastruktur dan Logistik yang Berkualitas     100 100 100 100

Persentase Pelaksanaan Rencana Aksi RB Asisten Deputi Bidang Pengembangan Badan Usaha Milik Negara Bidang Infrastruktur dan Logistik 

85 Persentase 100 100 100 100
Penjelasan warna
No Warna Keterangan
1
Skor >= 100
2
80 <= Skor < 100
3
Skor < 80
  • Nilai Kinerja Level Unit Kerja diperoleh dari nilai rata-rata capaian kinerja pada Sasaran, sedangkan nilai kinerja level sasaran diperoleh dari nilai rata-rata capaian kinerja pada Indikator.