Pengukuran Kinerja Pada Tahun 2025
NO Unit Kerja Target Satuan Kinerja (%) Cascading
TW1 TW2 TW3 TW4
1. Asisten Deputi Peningkatan Produktivitas dan Pengembangan Ekosistem Ketenagakerjaan     105.35 106.26 110.87 104.87
A. Terwujudnya Peningkatan Produktivitas dan Pengembangan Ekosistem Ketenagakerjaan yang Berkualitas     100.32 97.83 103.48 103.88

1.1 Proporsi Pekerja yang Bekerja pada Bidang Keahlian Menengah Tinggi 

62.97 Persentase 98.33 97.74 109.92 108.37

1.2 Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Perempuan 

56.3 s.d. 58.8 Persentase 100 100 100 100

1.3 Cakupan Kepesertaan Pekerja pada Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Nasional 

32.15 Persentase 102.62 95.74 100.52 103.27
B. Terwujudnya Kebijakan Pengembangan Peningkatan Produktivitas dan Pengembangan Ekosistem Ketenagakerjaan yang Berkualitas     110 110 100 100

2.1 Persentase Efektivitas Penyelenggaraan Sinkronisasi, Koordinasi, dan Pengendalian Kebijakan di Bidang Peningkatan Produktivitas Tenaga Kerja 

80 Persentase 100 100 100 100

2.2 Persentase Efektivitas Penyelenggaraan  Sinkronisasi, Koordinasi, dan Pengendalian Kebijakan di Bidang Pengembangan Ekosistem Ketenagakerjaan 

80 Persentase 120 120 100 100
C. Terwujudnya Layanan Sinkronisasi, Koordinasi, dan Pengendalian Kebijakan di Bidang Peningkatan Produktivitas dan Pengembangan Ekosistem Ketenagakerjaan yang Berkualitas     100 120 120 100

3.1 Indeks Kepuasan Layanan Sinkronisasi, Koordinasi, dan Pengendalian Kebijakan di Bidang Peningkatan Produktivitas dan Pengembangan Ekosistem Ketenagakerjaan

3 Indeks 100 120 120 100
D. Terwujudnya Tata Kelola Asisten Deputi Peningkatan Produktivitas dan Pengembangan Ekosistem Ketenagakerjaan yang Berkualita     111.1 97.23 120 115.59

4.1 Persentase Pelaksanaan Rencana Aksi Reformasi Birokrasi Asisten Deputi Peningkatan Produktivitas dan Pengembangan Ekosistem Ketenagakerjaan 

85 Persentase 111.1 97.23 120 115.59
Penjelasan warna
No Warna Keterangan
1
Skor >= 100
2
80 <= Skor < 100
3
Skor < 80
  • Nilai Kinerja Level Unit Kerja diperoleh dari nilai rata-rata capaian kinerja pada Sasaran, sedangkan nilai kinerja level sasaran diperoleh dari nilai rata-rata capaian kinerja pada Indikator.